Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) menunjukkan performa sempurna dari awal hingga akhir saat menaklukkan Portimão dalam MotoGP Grand Prix Portugal 2026. Pembalap asal Italia itu tidak melakukan satu pun kesalahan selama 25 putaran, meraih kemenangan meyakinkan yang memperkuat posisinya di peringkat ketiga klasemen kejuaraan.
Di belakangnya, Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) berhasil menahan serangan akhir dari Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing), mengubah susunan podium dari Sprint hari Sabtu dan menghadirkan pertarungan seru lainnya di hari Minggu.
Bezzecchi Memimpin Sejak Awal
Saat lampu start padam, Acosta melakukan start kilat dari barisan depan, namun Bezzecchi dengan sempurna melesat dari posisi pole dan merebut holeshot. Alex Marquez meniru kecepatannya di Sprint untuk merebut posisi ketiga, sementara kekacauan terjadi di belakang — Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) terlibat insiden di Tikungan 5, tetapi berhasil melanjutkan balapan.
Pada lap ke-2, Marquez menyalip Acosta untuk merebut posisi kedua dan mulai mengejar Bezzecchi, namun ritme pembalap Aprilia itu tak tersentuh. Sementara itu, peraih podium Sepang, Joan Mir (Honda HRC Castrol), terpaksa mundur lebih awal karena mengalami masalah teknis.
Pertarungan di Tengah Balapan dan Kecelakaan Bagnaia
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) mempertahankan posisi keempat dengan stabil di depan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP), sementara Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) mendapat tekanan dari pemenang GP Indonesia, Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing).
Rookie Fermin Aldeguer tampil tanpa ragu, menyalip Binder di Tikungan 5 dengan manuver berani sebelum melewati Quartararo untuk merebut posisi keempat. Beberapa saat kemudian, Bagnaia terjatuh di Tikungan 10 pada lap ke-11 — kegagalannya finis keempat secara beruntun di hari Minggu — yang menjadi pukulan besar bagi harapannya untuk naik podium di klasemen keseluruhan.
Di posisi terdepan, Bezzecchi memperlebar keunggulannya menjadi 2,2 detik pada lap ke-15, diikuti oleh Marquez dan Acosta yang terpaut dua detik lagi. Di belakang mereka, pertarungan untuk posisi keenam berlangsung sengit, dengan Quartararo berjuang keras menahan Johann Zarco (CASTROL Honda LCR) dan Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) yang tampil agresif.
Serangan Akhir Acosta Gagal di Detik Terakhir
Dengan empat lap tersisa, Acosta menemukan kembali kecepatannya dan mulai memangkas jarak dengan Marquez, memperkecil selisih dari 1,8 detik menjadi hanya satu detik. Meski melakukan serangan di akhir balapan, Marquez berhasil merespons dan mempertahankan posisinya, menjaga Acosta tetap di belakang hingga melewati garis finis.
Penyelesaian Gemilang Bezzecchi
Pada lap terakhir, Bezzecchi melaju mulus menuju kemenangan tanpa perlawanan sejak start hingga finis. Penampilan yang tenang dan terkendali itu menandai kemenangan ketiga Aprilia musim ini — untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka meraih tiga kemenangan dalam satu musim MotoGP.
Marquez dan Acosta bergabung dengannya di podium, sementara Aldeguer finis di posisi keempat di depan Binder, yang mencatatkan finis enam besar ketiganya musim ini. Quartararo menempati posisi keenam — hasil terbaiknya di GP Portugal sejak 2022. Ogura finis ketujuh dan melanjutkan performa impresifnya, sementara Di Giannantonio berhasil mengungguli Zarco untuk posisi kedelapan, dengan Pol Espargaro (Red Bull KTM Tech3) melengkapi sepuluh besar.
Tujuan Berikutnya: Final di Valencia
Dengan hanya satu putaran tersisa, semua perhatian kini tertuju ke Valencia, di mana balapan penutup musim akan menentukan klasemen akhir dan perebutan posisi ketiga di kejuaraan. Bersiaplah untuk aksi seru saat Bezzecchi, Marquez, dan Acosta saling berhadapan untuk terakhir kalinya di musim 2026.


